Posts tagged PR

Trend Baru Dunia Public Relations

Situs Jejaring Sosial, Trend Baru Dunia Public Relations

Oleh : Bagian Komunitas PR

Dunia komunikasi dan Public Relations (PR) khususnya kini dikejutkan dengan kekuatan sebuah media online baru bernama  situs jejaring sosial. Kian terbiasanya masyarakat dengan internet, ditambah berbagai kemudahan yang diberikan situs jejaring melalui fitur-fiturnya membuat situs jejaring sosial menjadi semakin populer di masyarakat. Kini situs jejaring sosial tidak hanya milik golongan tertentu, tapi telah mewabah ke seluruh elemen masyarakat.

Kehadiran situs jejaring sosial kian menambah kerja praktisi PR. Tentu kita  masih ingat tentang dukungan masyarakat Indonesia terhadap Prita melalui situs jejaring sosial facebook. Bahkan kabarnya Barack Obama “memasarkan” dirinya melalui berbagai macam situs jejaring sosial dalam kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat. Gelombang dukungan tersebutlah yang perlu dimanfaatkan berikut juga diwaspadai oleh praktisi PR.

Sekarang, konsumen bebas “berteriak” tentang kebaikan atau malah keburukan sebuah produk atau brand di situs jejaring sosial.. Konsumen yang bergabung di media sosial tidak butuh bahasa yang manis dan formal ala siaran pers. Yang mereka butuhkan adalah juru bicara perusahaan yang mengerti kebutuhan mereka dan sekaligus merespon keluhan mereka secepat mungkin bahkan secara langsung kalau memungkinkan.. Tentu saja, ini bukan pekerjaan mudah. Apalagi praktisi PR wajib “berbicara” sesuai brand personality yang diwakilinya.

Dengan adanya situs jejaring sosial ini, Public Relations tidak lagi bisa menggunakan cara konvensional dengan menutupi keburukan dan memolesi citra suatu perusahaan, mengadakan jumpa pers dengan wartawan. Atau dengan membuat iklan yang sangat banyak di media-media cetak.

Saat ini citra yang praktisi PR coba bangun dengan cara konvensioanal akan segera terhapus dengan beredarnya komentar, cerita, ataupun sharing pengguna dengan pengguna lainnya dalam suatu situs jejaring sosial. PR harus menggunakan media sosial baru ini sebagai wadah atau alat yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada publiknya.

Pada prinsipnya, kini PR harus menyadari pentingnya partisipasi dalam dialog yang berjalan dalam jaringan-jaringan komunitas di dunia. Peluang baru PR di masa depan perlu dikembangkan dengan memperhatikan perkembangan komunitas pengamat industri melalui media online.

.

Aktivitas PR Hard Rock Hotel Bali

Aktivitas Public Relations Hard Rock Hotel Bali

Oleh : Devanty Puri Kencana Sari

Bagian Kemahasiswaan dan Advokasi

Hard Rock Hotel Bali merupakan anak cabang pertama dari Hard Rock Hotel international di kawasan Asia.  Salah satu hotel bintang lima yang bertaraf internasional. Lokasinyastrategis yaitu dekat dengan Pantai Kuta serta pusat entertainment dan belanja di seputaran Kuta. Ditambah design bangunan yang menarik membuat Hard Rock Hotel Bali masuk dalam jajaran hotel megah dan mewah di Bali.

Hard Rock Hotel terkenal akan koleksi memorabilianya. Memorabilia  dari para artis  yang memiliki pengaruh dalam perkembangan musik di dunia ini sangat menarik untuk dinikmati. Bukan hanya sebagai pajangan tapi juga sebagai sebuah penghargaan bagi Hard Rock sendiri, sebagai satu-satunya hotel yang memiliki memorabilia terbanyak yaitu hampir 7000 memorabilia dari seluruh dunia.

Tentu saja tidak mudah  untuk memiliki reputasi dan brand image yang baik hingga sekarang. Semua itu merupakan hasil kerja Public Relations Hard Rock Hotel. Untuk membangun dan mempertahankan apa yang telah Hard Rock punya sebagai sebuah hotel internasional. Untuk mempertahankan itu semua Hard Rock Hotel telah memiliki standar internasional yang tentunya diikuti pula oleh Hard Hork Hotel di Bali. Mulai dari pembuatan design template untuk semua media publikasi seperti pada brosur, katalog, design web harus sesuai dengan standar internasional yang telah disepakai oleh seluruh Hotel Hard Rock diseluruh negara.

“Kita harus menyesuaikan dan menggunakan design standar yang telah ditetapkan jadi setiap Hotel Hard Rock di tiap negara sama design-nya.” kata Aulianty Fellina Rizal (Olie), Marketing Communications Manager Hard Rock Hotel Bali.

Tidak hanya dalam hal design, seorang Marketing Communications Hard Rock Hotel juga merancang program Hard Rock Hotel dalam setahun kedepan baik acara yang yang bersifat entertainment maupun kegiatan sosial yang merupakan bentuk tanggung jawab soial  atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Hard Rock Hotel kepada para publiknya. Pada bulan Mei 2010 Hard Rock akan menyelenggarakan event CSR-nya, yaitu : “ Blood Donations To Red Cross Indonesia” dan “Clean Up The World Day” yang biasanya membersihkan sampah-sampah di pesisir pantai Kuta.

Ternyata sebuah hotel internasional yang kita lihat sebagai hotel yang penuh dengan musik dan entertainment ini tetap mengedepankan sikap sosialnya melalui kegiatan-kegiatannya.  Divisi Marketing Communications Hard Rock Hotel Bali meyakini program CSR sebagai investasi sosial Hard Rock Hotel juga untuk menjaga keharmonisan diantara para publiknya.

Untuk urusan entertainment, Hard Rock Hotel Bali memang jagonya, dapat dilihat dari deretan gambar-gambar atau foto-foto para pemusik dan design hotel-hotel Hard Rock negara lain yang menghiasi  dinding-dinding Hard Rock Hotel Bali . Hal ini merupakan salah satu selling point yang dirancang Hard Rock Hotel. Sebagai tempat untuk beristirahat   sekaligus menjadi  one stop entertainment yang dapat memanjakan pengunjungnya ketika  bermalam di Hard Rock Hotel. Atmosfer inilah  yang harus dikelola oleh Marketing Communications sebagai ujung tombak dari Hard Rock Hotel.

Dunia Public Relations Sesungguhnya

Dunia Kerja Public Relations yang Sesungguhnya

Oleh Fadilla R.

Sejak semester ganjil lalu, beberapa Mahasiswa Humas Angkatan 2006 sudah mulai menjalani masa Job Training di perusahaan tertentu. Raden Fatia Hadinillah Taufik alias Dini adalah salah satunya. Dara cantik ini memilih Bank sebagai tempat Job Training nya.

Awalnya, Dini berkeinginan untuk Job Training di Konsultan PR. Namun, jadwal Job Training di Konsultan PR tersebut tidak cocok dengan keinginan Dini yang menginginkan Job Training bulan Desember –Januari ini. Setelah mencari info melalui rekan, saudara, ataupun senior dan menjalani proses Interview, akhirnya, Dini menjalani Job Training di Bank hingga bulan Februari. Dini memilih divisi Marketing Komunikasi.

Selama bergabung di Divisi Marketing Komunikasi “Marketing and Brand Awareness (MBA)”, Dini merasakan suasana yang nyaman untuk bekerja.  Tidak ada batasan kaku antara Senior dan Junior. Dini bebas bertanya dan staff Divisi Marketing Komunikasi mau berbagi pengalaman sehingga  dapat banyak pembelajaran, terutama mengenai Marketing PR.

Dini merasa sangat senang ketika Dini dilibatkan dalam program mulai dari planning, organizing, actuating, controlling, dan evaluating.  Dini juga dilibatkan dalam briefing dan meeting penting. Karena senang dan excited menjalani hari-harinya, Dini tidak banyak merasakan dukanya. Hanya di awal saja, ketika Dini harus berangkat Subuh untuk menghindari macet, harus meeting di luar kota seharian, dan dikejar deadline. Namun, ketika terbiasa semua terasa menyenangkan bagi Dini. Dari pengalaman Job Trainingnya, Dini berpesan untuk kita yang akan menjalani Job Training: “Buat CV semenarik mungkin, berkesan PeDe, passion yang kamu punya, jujur namun berkesan profesional. Begitu juga dengan application letter jika diperlukan. Ajukan lamaran ke beberapa perusahaan. Jangan hanya satu perusahaan. Cari cadangan-cadangan perusahaan yang kita inginkan untuk Job Training kalau saja tidak dapat di perusahaan pilihan utama. Perdalam ilmu PR karena pasti dipakai dan diterapkan. Paling penting adalah tentukan target mau bulan apa Job Training-nya dan jangan cepat menyerah jika belum dapat tempat yang sesuai. Terus dicari. Goodluck. PR, yes we are.”

Berbeda, dengan Dini dan pengalaman Job Trainingnya, kali ini pengalaman sebagai Public Relations Officer dibagi dari Rayi Adipitaryana Diredja yang akrab dipanggil Mas Rayi. Mas Rayi yang berasal dari  angkatan 2004 ini lulus pada Juni 2008. Mas Rayi telah 10 bulan bekerja di bidang PR yaitu di PT Honda Prospect Motor. PT Honda Prospect Motor merupakan agen tunggal pemegang merek Honda mobil di Indonesia. Mas Rayi bekerja di Departemen Corporate Communication di subseksi Below the Line Strategy Marketing. Tanggung jawab subseksi ini adalah bertanggung jawab atas semua event yg berkaitan dengan image building Honda maupun produk-produk dari Honda itu sendiri termasuk juga CSR.

Menurut Mas Rayi, apa yang dipelajari di kuliah benar-benar teraplikasi di dunia kerja. Seperti Marketing PR atau Below the Line Strategy Marketing. Aplikasi yang banyak diintegrasikan dengan Ilmu Ekonomi khususnya marketing ini dipantau langsung oleh jajaran direksi termasuk presiden direksi dari Jepang karena letak Departemen Corporate Communication yang berada di Top Management.

Pelaksanaan event-event PT Honda Prospect Motor, Below the Line staff dibantu oleh agency. Walaupun dibantu agency, Below The Line staff juga harus turun langsung untuk supervisi ketika implementasi event. Karena bagi agency parameter keberhasilannya adalah event ramai dan tidak ada masalah. Sedangkan bagi Honda tidak hanya itu.  Pesan yang ingin disampaikan kepada publik harus sampai. Mulai konsep hingga implementasi ditangani oleh Below The Line staff yang hanya berjumlah 2 orang. Hal ini yang sering membuat Mas Rayi sangat lelah dan merasa waktu untuk keluarga agak terganggu.

Ketika awal bekerja, Mas Rayi mengaku culture shock karena harus bekerja dengan orang Jepang. Mas Rayi mengakui bahwa atasan Mas Rayi mempunyai passion yang kurang terhadap PR. Akibatnya, setiap kegiatan PR harus ditolak ukur dengan peningkatan penjualan dalam jangka pendek. Padahal, untuk mengukur suatu efektivitas suatu kegiatan PR butuh waktu. Untungnya, Direktur Marketing paham dengan PR. Sehingga divisi Mas Rayi seringkali dibantu beliau.

Pesan Mas Rayi untuk kita adalah :

“Pengalaman organisasi harus ada karena akan terlihat bedanya karyawan yang eks organisatoris dan yg non organisatoris. Perbedaannya terletak pada pola pikir dan cara bertindak dalam mengambil keputusan. Bahasa asing khususnya bahasa inggris harus dikuasai. FACT FINDING sangat diperlukan dan diperhatikan. Sukses!!”

Ready for Challenge, guys?

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes