Posts tagged FGD
Focus Group Discussion (FGD)
Apr 16th
Focus Group Discussion (FGD)
Oleh : PR Community
Bagian Komunitas PR mungkin masih asing terdengar di telinga Masyarakat Humas Fikom Unpad. Salah satu anak cabang dari Divisi Eksternal ini memang jarang terdengar gaungnya di Media Maroon. Tapi di luar Media Maroon, bagian ini terus bergeliat sesuai jobdesknya yaitu :
- Menyiapkan pondasi dan sistem yang tepat yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mewujudkan Hima Humas Fikom Unpad sebagai semi PR Consultant.
- Memberikan pelatihan–pelatihan non keorganisasian mengenai PR Consultant, bagaimana kinerja PR dan problem solving yang dilakukan PR consultant.
- Memperdalam ilmu dan teori yang didapat di perkuliahan untuk dibahas kembali di Hima.
Salah satu proker dari Komunitas PR adalah Focus Group Discussion biasa disingkat FGD. FGD adalah sebuah diskusi kecil yang membahas suatu tema khusus mengenai ilmu-ilmu dasar PR, kasus-kasus PR, jurnal Komunikasi dan PR Writing. FGD dilakukan di kampus, kafe, taman, dan sebagainya, yang penting tempat tersebut nyaman untuk melakukan diskusi kecil ini.
Kegunaan dari FGD yaitu meningkatkan kognisi anggota Komunitas PR tentang PR. Oleh karena itu, keuntungan bagi kalian yang menjadi anggota Komunitas PR adalah kalian dapat menggali ilmu sedalam-dalamnya tentang PR dengan sharing dan diskusi di FGD ini.
Rabu, 17 Desember 2009, bertempat di Rumah Makan Ampera Ikopin, Komunitas PR mengadakan FGD yang kedua. FGD kali ini mengangkat tema Cyber PR. Berikut merupakan kesimpulan yang didapat tentang Cyber PR
Cyber PR adalah suatu bentuk kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh PR dengan sarana media elektronik dalam hal ini adalah internet, yang berguna untuk membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan (trust), pemahaman, citra perusahaan/organisasi kepada public/khalayak dan dapat dilakukan secara cepat yang bersifat interaktif.
Manfaat Cyber PR antara lain adalah: dapat menjalin hubungan yang baik dengan berbagai media melalui media center online, dapat membangun digital brand images, dapat digunakan sebagai sarana komunikasi mitra bisnis internasional dengan biaya yang relatif minim, hal ini tidak mudah dilakukan di PR konvensional. Feedback dapat langsung diperoleh dari publik, dan dapat langsung memperoleh keinginan-keinginan publik tanpa harus menebak dan melakukan riset, sehingga akan lebih menekan biaya dan lebih cepat.
Sementara, hambatan bagi perkembangan Cyber PR, adalah : kadang publik membutuhkan sesuatu yang nyata dan dapat dipercaya dibanding dunia maya yang disuguhkan seperti di intenet. Tidak semua public mengerti bagaimana menggunakan internet, bahkan masih banyak kelompok masyarakat yang belum bisa menggunakan internet. Dan organisasi atau perusahaan tidak bisa mengelompokkan bahwasanya semua kriteria publik itu sama. Padahal tidak semua tingkat pendidikan publik itu sama.



