Liputan

Berita Duka

Sekilas Info

Teman-teman,

salah satu anggota keluarga Hima Humas, Gadis Trisya Humas ‘06 (Kadiv keuangan Hima Humas 09-10) sedang berjuang melawan penyakit cairan dalam paru-paru dan saat ini dirawat di RSHS. Mohon partisipasi rekan-rekan sekalian untuk meringankan beban teman kita. Bantuan dana dapat disalurkan melalui rekening BNI dengan nomer 0197031272 a.n Irfan Wahyudi atau dapat langsung diberikan kepada divisi keuangan (Myo-085624982668) Bantuan sekecil apapun akan sangat berarti. Terimakasih atas perhatian dan partisipasinya.

Telusur Jejak Sejarah AD/ART Hima Humas

Oleh: Redita Soumi

Div. Litbang Hima Humas

Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang biasa disingkat AD/ART merupakan landasan operasional dalam menjalankan suatu usaha/organisasi, didalamnya juga terdapat visi, misi, tujuan, tugas pokok, sampai bidang usahanya termasuk kualifikasi apa dan siapa saja yang menanam saham serta berapa nominal saham yang ditanamkan. Jika AD/ART organisasi biasanya disahkan oleh forum yang merupakan anggota organisasi, namun jika perushaan biasanya AD/ART disepakati oleh masing-masing pemegang saham yang ditandatangani di atas notaris. Artinya badan usaha tersebut sah secara hukum.

AD/ART dalam sebuah organisasi atau perusahaan akan sangat bermanfaat. Karena itu bisa sebagai landasan kerja kita serta bisa juga sebagai security kita dalam bekerja, agar pekerjaan yang dilakukan tetap dengan sesuai landasan yang ditetapkan untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang optimal.

Read the rest of this entry »

Mubes adalah Akhir dan Awal

“Mubes adalah Akhir, namun Awal untuk Periode Baru”

Oleh : Fadilla R

Tepat tanggal 17 April 2010, 17 orang hebat di Kepengurusan Hima 2009-2010 mempertanggung jawabkan 103 program kerja (proker) Hima Humas selama satu tahun. Bertempat di Ruang Oemi, Musyawarah Besar (Mubes) itu dimulai sekitar pukul 9 malam—mundur 5 jam dari waktu yang dipublikasikan—. Dalam Ruang Oemi, selain angkatan 2006, hadir alumni (diantaranya Rayi& Putra-Kahim&Wakahim 2007-2008, Hafidz&Andes-Kahim&Wakahim 2008-2009), angkatan 2007, dan angkatan 2008 yang sebagian besar adalah panitia Ad Hoc.

Mubes diawali dengan pembacaan tata tertib Mubes oleh panitia Ad Hoc. Setelah itu, dilanjutkan dengan pelaporan program kerja yang sudah terlaksana, dan kemudian sesi tanya jawab. Ketika sesi tanya jawab dimulai, Hafidz meragukan untuk melakukan penilaian terhadap GBHK dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Hima Humas periode 2009-2010. Keraguan ini muncul karena tidak lengkapnya bukti otentik terlaksananya program kerja yang disertakan dalam LPJ. Namun, Pengurus Inti bersikukuh meneruskan Mubes dengan LPJ apa adanya. Siap dan menerima apapun penilaian untuk proker Hima Humas.

Read the rest of this entry »

KKNM: Humas Back to Nature

KKNM UNPAD 2009 :

Humas Back to Nature

Oleh : Yogi Ambara Wijaya

Humas, lebih spesifiknya Jurusan Hubungan Masyarakat FIKOM UNPAD sudah sangat identik dengan hedonisme khas anak muda perkotaan zaman sekarang. Segala bentuk kemewahan selalu melekat pada jurusan ini. Namun untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa  UNPAD 2009 (gelombang 2) merubah segala image diatas.

Anak-anak Humas angkatan 2006 dipaksa meninggalkan sejenak predikat anak gaulnya. Mereka harus terjun langsung ke pelosok-pelosok desa antah berantah di beberapa Kabupaten di Jawa Barat seperti Tasik, Garut, Kabupaten Bandung, dan lain-lain. Merasakan kembali alam hijau yang asri dan jauh dari tekhnologi.

Kurang lebih 40 hari, anak-anak Humas harus merasa  seperti diungsikan dari peradaban yang mereka biasa jalani. Terisolir dari kemajuan zaman yang biasa menyapa mereka. Tidur di tempat seadanya, tempat mandi yang alakadarnya, sinyal yang timbul tenggelam, sampai makanan yang tidak sesuai dengan kehendak perut.

180 derajat berbanding terbalik dengan keseharian anak-anak Humas kebanyakan. Namun jika diresapi lebih dalam. KKNM gelombang 2 bukan sekedar kewajiban, tapi pengalaman dan tantangan. Kita, generasi muda sudah terlalu terbuai dengan kemudahan khas ibu kota. Bukannya bersyukur, banyak dari kita yang malah menuntut lebih.

Di saat KKNM, kita bisa merasakan realitas kehidupan di Indonesia yang sangat merakyat. Disini kita ditempa untuk menghargai apa yang telah kita dapatkan saat ini. Pelajaran hidup yang tidak dapat dibeli dengan materi.

Bahwa pada dasarnya, manusia itu sama. Dengan segala keterbatasannya, orang-orang di desa tersebut masih bisa hidup bahagia. Sementara kita yang telah dimanjakan kemewahan selalu mengeluh kekurangan. Seberapa egoisnya pola pikir generasi muda perkotaan.

Tentang output dari KKNM gelombang 2 tersebut tidak terlalu penting untuk saya. Karena saya menganggapnya hanya sebuah formalitas dari birokrat universitas. KKNM gelombang 2 telah  menyadarkan kita tentang menjadi manusia sosial.yang seutuhnya.

Sebuah anjuran yang baik bagi angkatan 2007 untuk mengikuti KKNM gelombang 2. Menurut penuturan beberapa teman saya, gelombang 2 jauh lebih asik dan bermakna dibanding gelombang 1 dan 3. Tapi jangan sampai lengah untuk mendaftar online. Alamat menyesal satu semester jika kalian melupakannya.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes