Job  Training adalah bentuk pengaplikasian ilmu yang kita dapatkan selama perkuliahan, Di Jurusan Humas, mahasiswa  berkesempatan untuk menentukan sendiri perusahaan tempat mereka akan job training. Namun, jurusan mewajibkan mahasiswa untuk Job Training di bagian Public Relations perusahaan tersebut, atau paling tidak di bagian yang melakukan kegiatan Public Relations. Tepat di hari Selasa tanggal 16 Februari 2010 bertempat di gedung Oemi , divisi SDM melakukan acara Sharing Job Training. Sebagai pembicara hadir beberapa teman 2006 yang sudah atau sedang menjalani job training. Mereka antara lain, Avedriani Nuranti (Riri),Elmeirilia Lonna (Lona),  KhaIsta Nurfahrani (Ista), dan Fuady Wicaksono (Kambing). Mereka melakukan Job Training di perusahaan swasta yang berbeda. Riri  Job Training di RCTI , bagian ekspedisi manajer HRD dan Lona di PT.EXCELCOMINDO. Mereka yang sudah mengikuti Job Training tentu sudah memenuhi kualifikasi dan persyaratan seperti telah menempuh 130 sks selama perkuliahan. Setelah itu kita bisa mendafarkan diri ke jurusan (melalui Pak Anton), lalu mendapatkan siapa pembimbing kita agar kita tahu bahwa kita harus bagaimana dan seperti apa Job Training yang akan kita lakukan.  Berikut Informasi yang media dapatkan untuk rekan-rekan yang akan melakukan Job Training.

Hal-hal yang perlu disiapkan:
1. Surat lamaran
2. Curriculum Vitae (CV)
3. Foto

(Jangan lupa untuk menuliskan kalimat “Lamaran Job Training” di amplop lamaran kita. Sertakan foto dan CV yang menarik dan professional.)

Langkah-langkah dalam memilih perusahaan tempat job training :
1. Cari perusahaan yang benar-benar bonafit dan ada relevansi dengan dunia PR (kalau kita kerja di sana bakal dapat ilmu ngga sih?)
2. Cari tahu apakah ada anak magang di perusahaan tersebut, bagaimana perusahaan memperlakukan anak magang/job training (apakah mereka fleksibel apa ngga)
3. Kenali budaya perusahaan dan latar belakang perusahaan


Setelah di dalam perusahaan:
1. Akrabkan diri dan bangun komunikasi dengan orang-orang yang ada di kantor, bahkan OB sekalipun.
2. Selalu cari atau minta tugas/ pekerjaan yang bisa kita lakukan (sebagai PR)
3. Saat bekerja, jangan buka FB, twitter, atau jejaring sosial lainnya (apabila ketahuan, perusahaan dapat menilai apakah kita memiliki kinerja yang benar-benar fokus sama pekerjaan atau tidak.

Sekian hasil dari sharing Job Training yang dilakukan, semoga bermanfaat untuk kita semua.  Eivirt-media