Ramadhan With Public Relations Family 2
Aug 17th
Ramadhan With PR Family 2
Memasuki Bulan Suci Ramadhan yang penuh dengan barokah ini. Hima Humas Fikom Unpad (Jatinangor), Purestation (Hima Humas Fikom Unpad Bandung), dan Hima PR Fikom Unisba bekerja sama untuk mengadakan acara “Ramadhan With Public Relations Family 2 atau RWPF 2”. Mengulang sukses di tahun sebelumnya, RWPF 2 ini diadakan pada tanggal 25-26 agustus 2010 dari muali pukul 17.00 – 05.00 WIB bertempat di Aula Universitas Islam Bandung (UNISBA).
Acara ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Asep Permana dilanjutkan dengan buka puasa bersama keluarga besar mahasiswa jurusan Public Relations bersama adik-adik dari panti asuhan Ulul Albab yang berlokasi di Jl.Karapitan. Acara ini juga diramaikan oleh beberapa performance dari Tari Saman Fikom Unpad, Marooncoustic, The Many Holiday (band akustik Fikom Unpad), dan lain-lain. Serta dihadiri oleh kurang lebih sepuluh Lembaga Kemahasiswaaan jurusan PR yang ada di Bandung untuk mendirikan Paguyuban Humas (suatu perkumpulan dari himpunan-himpunan mahasiswa jurusan Pr yang ada di bandung). Acara ini akan ditutup dengan kegiatan sahur on the road, yaitu membagikan makanan sahur kepada fakir miskin yang berada di rute-rute yang di lewati. Acara ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan berbagi terhadap sesame, serta membuktikan bahwa mahasiswa peduli dengan lingkungan sosial.
Pemilihan Jurusan Angkatan 2009
Aug 17th
Pemilihan Jurusan Angkatan 2009
Oleh : Silvana Radityo Putri
Div. Eksternal Hima Humas
Seperti yang kita tahu, setiap tahun Fikom Unpad menyelenggarakan pemilihan jurusan untuk mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi (Ilkom). Setiap mahasiswa diberikan 3 pilihan jurusan, yaitu : Ilmu Hubungan Masyarakat (Humas), Manajemen Komunikasi (Mankom), dan Ilmu Jurnalistik. Tahun ini, giliran mahasiswa angkatan 2009 memilih. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jurusan humas selalu paling banyak diminati oleh mahasiswa Ilkom.
Dari jumlah keseluruhan mahasiswa yang terdaftar yaitu 300 orang, diperoleh data : 97 orang memilih jurusan humas, 66 orang memilih jurusan mankom, 57 memililih jurusan jurnalistik, dan 15 orang sisanya belum mengembalikan formulir pemilihan jurusan (data diambil : 3 Agustus 2010). Dapat dilihat bahwa jurusan humas menarik lebih banyak mahasiswa dibanding jurusan lain. Tetapi, dibandingkan dengan tahun lalu (2008) jumlah ini berkurang cukup banyak. Secara kualitas, jurusan humas tetap menduduki peringkat satu dengan peminat terbanyak, namun secara kuantitas, jurusan humas berkurang dibandingkan dengan tahun lalu. Data mahasiswa tahun 2008 menyebutkan dari keseluruhan jumlah mahasiswa yang terdaftar yaitu 354 orang, 121 orang memilih jurusan humas, 107 orang memilih jurusan mankom, dan 31 orang memilih jurusan jurnalistik. Pengurangan ini terjadi karena berbagai faktor dan faktor yang paling jelas terlihat adalah jumlah mahasiswa 2008 yang memang lebih banyak dari jumlah mahasiswa 2009.
Namun ada yang menarik dari pemilihan jurusan tahun 2009 ini. Pembagian jurusan tahun ini terlihat lebih merata dan tidak terkesan satu jurusan mendominasi jurusan yang lain. Jurusan jurnalistik yang biasanya tidak terlalu banyak peminatnya, tahun ini meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu hanya terdapat satu kelas jurusan jurnalistik, tahun ini menjadi 2 kelas. Sebaliknya dengan jurusan mankom, terjadi penurunan jumlah peminat yang cukup drastis dibandingkan dengan tahun lalu.
Terkait dengan peningkatan jumlah mahasiswa jurusan jurnalistik, Pak Ari mengatakan fenomena ini cukup menarik. Ada satu alasan kuat mengapa jurnalistik sangat diminati, yaitu peran media. Saat ini media sedang naik daun dan juga memegang fungsi dan peranan yang penting. Media mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap banyak aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, sampai lifestyle. Tidak heran jika jurusan jurnalistik sebagai jurusan yang sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan media menjadi sangat diminati.
Untuk jurusan humas sendiri, Pak Ari menyebutkan tiga faktor menurunnya jumlah mahasiswa peminat jurusan humas. Faktor pertama adalah perkembangan media seperti yang sudah disebutkan diatas yang menyebabkan peminat jurusan jurnal menjadi lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kedua, adalah dosen pengajar pada mata kuliah pengantar humas. Tidak dapat dipungkiri bahwa dosen pengajar mata kuliah pengantar sangat mempengaruhi mahasiswa. Sebagai contoh untuk kelas ilkom angkatan 2009 yang diajar oleh Bu Susan, hampir seluruh siswa dari kelas tersebut, memilih untuk masuk jurusan humas. Ketiga, adalah sosialisai jurusan. Jurusan humas mengakui bahwa memang banyak kekurangan dalam sosialisasi jurusan humas. Hal ini dikatakan oleh Pak Ari. Dalam kegiatan sosialisasi, jurusan mankom dan jurnalistik selalu lebih menarik. Padahal untuk angkatan 2009, sosialisasi adalah hal yang sangat penting dan sangat menentukan pilihan mereka. Pada sosialisai ini mereka jauh lebih tertarik pada jurusan yang sosialisasinya menarik. Hal inilah yang menjadi kekurangan jurusan humas. Kedepan, jurusan humas akan melakukan banyak pembenahan-pembenahan dalam hal yang kurang. Nantinya, untuk dosen pengajar mata kuliah pengantar humas akan dipilih dosen yang benar-benar bisa menarik minat mahasiswa untuk masuk jurusan humas. Sedangkan dalam hal sosialisasi, jurusan sangat mengharapkan partisipasi mahasiswa-mahasiswa yang sudah terlebih dahulu masuk jurusan humas untuk hadir di acara sosialisasi dan membuat sesuatu kegiatan agar sosialisai jurusan humas bisa lebih menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya yang pada akhirnya akan menarik minat mahasiswa ilkom untuk masuk ke dalam jurusan humas.
Narasumber : Ari Agung Prastowo
Dosen Jurusan Humas
Beasiswa Pertukaran Pelajar S1
Aug 2nd
Global Undergraduate Exchange Program Global UGRAD 2010 2011 USA
2011 – 2012 Global Undergraduate Exchange Program Global UGRAD
Program Description:
The Office of Academic Exchange Programs in the Bureau of Educational and Cultural Affairs of the U. S. Department of State, is pleased to announce a new exchange program for undergraduate students-the 2011 Global Undergraduate Exchange Program (Global UGRAD)
The Global UGRAD Program provides scholarships for one semester or one academic year of U.S. Study in a NON-DEGREE Program. The goals of the program are to provide a diverse group of emerging student leaders, from non-elite and underrepresented groups in Indonesia and East Asia.
All global UGRAD Program participants will be enrolled full-time in undergraduate course work chosen from the institution’s (US) existing curriculum to allow students ample opportunity for ongoing interaction with U.S. Faculty and student peers, and for exposure to U.S. academic and classroom culture..
To ensure that students succeed in their new academic environments, host institutions will offer tailored instruction on topics including academic research and writing, critical thinking, time management, note taking, and studying for and taking tests. Participants will live on campus with American peers.
Students will also be provided with opportunities to participate in up to ten hours of community service per semester. Additionally, an internship component will be offered to all academic-year participants during the academic component of the program. Internships will be related to each participant’s field of study and/or career plans.
Participants may be eligible for up to 4 weeks of intensive English Language instruction in the United States prior to the start of academic portion of their program.
Eligibility:
1/ Scholarships will be granted to students who currently are enrolled in S-1 degree programs only, and have completed their first semester and up to their firth semester of undergraduate study at an Indonesian university.
2/ Applicants should demonstrate leadership potential through academic work, community involvement, and extracurricular activities.
3/ Applicants must have minimum ITP/IBT TOEFL score of 500-score or IELTS 5.0 less than two years old. In some cases a personal interview by a fluent qualified Native English Speaker who can confirm that the nominee would be able to achieve that score when tested is acceptable. Candidates must also meet all the requirements of the institution where admission is being sought.
4/ Preference will be given to those who have had little or NO experience in the U.S. or outside of their home countries.
5/ Applications can be for either for one semester or two semesters based on nominee’s availability. No applications should be submitted for both one semester and full year programs.
6/ Applicants are required to return to Indonesia after the completion of the one or two semester program.
Submission of Applications
An original application and two copies should be submitted to the address below by: November 1, 2010
American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Gedung Balai Pustaka Lt. 6
Jl. Gunung Sahari Raya No. 4, Jakarta 10720
Tel. 021- 3452016
Applications are available at the AMINEF offices or can also be downloaded from AMINEF website at www.aminef.or.id
Selamat Jalan Gadis
Jul 26th
Hima Humas, Bendera Setengah Tiang
Selamat Jalan Gadis
Oleh : Yogi Ambara
Di Cibureuy, Trisya Utami (Gadis) sahabat kita diabadikan. 25 Juli 2010, setelah 22 tahun kehidupannya, Gadis menghembuskan nafas terakhirnya. Tubuh mungilnya tidak kuasa lagi menahan kanker paru-paru yang menggerogoti. Dan sekarang, sosoknya yang ulet, bertenaga, cerewet tidak akan pernah kita temui lagi dalam balutan tubuh mungilnya.
Hima Humas patut berterima kasih pada almarhum. Kepala Divisi Keuangan periode 2009-2010 (kepengurusan Manda) adalah jabatan terakhir yang dia emban. Pengabdian terakhirnya untuk kejayaan Hima Humas. Seorang bendahara yang sangat menghargai uang dan cenderung pelit. Itu yang bisa saya gambarkan saat dia menjabat. Perlu sederet interview dia lancarkan sebelum mengeluarkan uang. Terakhir kali, almarhum sempat menyiksa pengurus 09-10 (terutama yang laki-laki) untuk berjualan baju di ciwalk. Terakhir kali darah saya naik sampai ubun-ubun, waktu almarhum tidak berhasil – berhasil mendownload desain baju Hima Humas.
Setahun sebelumnya, Bagian Kemahasiswaan dan Advokasi sempat meminjam tenaganya. Pontang-panting almarhum bersama rekan-rekannya meloloskan proker “Studi Banding Malaysia”. PRO 2008, akan selalu mengenang almarhum. Malam terakhir alamarhum menggegerkan gedung I Fikom Unpad dengan teriakannya. Kelelahan menjalani tugas sebagai seksi konsumsi, almarhum tak kuasa menahan serbuan dunia lain.
Almarhum sempat dirujuk ke RSHS Bandung setelah sebelumnya dirawat intensif di RS. Al Islam. Almarhum lebih memilih RSHS sebagai tempat menghembuskan nafas terakhir. Masih subuh, kediaman Gadis di Pinus Regency Soekarno hatta sudah mulai dipenuhi teman-temannya yang ingin melihat Gadis untuk kali terakhir. Semakin siang, semakin penuh rumah almarhum.
Iring-iringan panjang mengantar Gadis sampai pemakaman. Berdiri di sekeliling almarhum, Orang Tua, Keluarga, teman-teman Humas, teman-teman Mankom, teman-teman Beswan Djarum, termasuk Pa Ari ikut mengantar almarhum memasuki “rumah barunya”. Isak tangis mengiringi kepergian sahabat kita ini.
Semua yang sudah almarhum berikan di dunia ini adalah yang terbaik dari dirinya. Tubuhnya yang mungil memang tidak akan kita lihat lagi, namun jiwanya masih hidup bersama kita. Pengorbanannya di Hima Humas selama ini harus dibayar lunas oleh penerusnya. Bendera setengah tiang untuk Hima Humas dan 2006.
Kami akan selalu mengenangmu, sebagai Gadis yang ulet, Gadis yang lincah, Gadis yang siap bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.
Rest In Peace
Trisya Utami (Gadis)
19/05/2010 – 25/07/2010





